sewaktu ayahk mau menikah dengan ibu tiriku, nenek tidak menyetujuinya, dia bilang kalau menikah jangan cari yang berasal dari desa Danten/bungah nanti kamu kalah, ayahku waktu itu sempat marah dan mengatakan, ...mak, kamu kayak Tuhan saja dapat menentukan umur...., nenek bilang..., gak tahu cung (panggilan untuk anak laki-laki) pokoknya kalau kamu menikahi perempuan itu umurmu tidak panjang. Ternyata setelah menikah, benar yang dikatakan nenek, hanya beberapa tahun ayahku menikah dengan ibu sarah, ayahku meninggal dunia;
Lain lagi dengan ramalan Gus Kabi yaitu kakak kandung nenek, dia mengetahui sebagian hal-hal yang gaib. Alkisah.....Dia mengatakan nanti kalau hari......tanggal......tahun (lupa) semua saudaraku dan famili-familiku tolong kumpul semua; Setelah kumpul, Gus kabi mengatakan,.. nanti sekitar jam lima sore aku akan pergi jauh dan tidak akan kembali (maksunya akan mati) tolong jangan ada yang menangis, biar rohku tidak kesorang-kesorang (biar diterima Tuhan); ketika jam lima, maka benar,..Gus kabi meninggal dunia;.. tidak lama ada yang menangis (nyai Kasrik),....maka Gus kabi hidup kembali, dan mengatakan,... sudah kubilan jangan menangis masih menangis, akhirnya Nyai Kasrik (adik kandungnya) berdiam, kemudian Gus kabi meninggal Dunia untuk selamanya.
Minggu, 22 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar